Selasa, 30 Mei 2023

Permata Kecil Paling Berharga

Hi !
after long time ga nulis BLOG , ak memberanikan diri untuk menulis BLOG kembali karena aku sudah tidak tau bagaimana rasanya yg ada didalam hati aku.

Yup saat ini aku memiliki seorang perempuan mungil yang aku lahirkan dari perutku sendiri, kenapa ak membahas dia? karena aku akan mengungkapkan semuanya disini.


Namanya DAFHINA ARZA ATHALIA CLARADIZA mungkin nama terlalu panjang, aku pun tidak ikut andil menamainya karena aku percaya ayahnya mempunyai makna yg begitu indah untuknya.


Saat ini dia berusia 2 tahun lebih, dan mulai memasuki usia aktif dan sering tantrum,Dia sosok anak perempuan cantik yang banyak menganggap kehadirannya adalah yang ga sengaja, ga diharapkan, kebobolan banyak kata-katanya menyakitkan yg ku dengar dengan kehadirannya. Bahkan akupun masih ingat di motor waktu itu aku mengatakan kepada Ayahnya "Jika memang keberatan, aku yang akan membesarkan sendiri" karena saat itu ak melihat Dharin lahir dengan semua orang penuh penantian penuh kasih sayang apalagi dia adalah cucu pertama laki-laki di kedua keluarga, dan ak melihat yang baby blouse adalah suamiku. 


aku pun berdaptasi, aku juga belajar tapi saat ini ada orang yang sangat membuatku kecewa orang yang paling ak percaya untuk mendampingi masa hidupku membuat aku sakit lebih sakit dari hal apapun. 

Apakah ini KARMA dari kedua orang tuaku??

Kemarin kejadian kemarin aku melihat didepan kepalaku anak kecil seusia 2 tahun yang dia masih happy dan ingin perhatian lebih tapi aku melihat tamparan yg cukup keras di pipinya, langsung ku peluk tubuhnya yg telanjang karena akan mandi dan anak pertamaku shock kemudian memeluku dan adiknya dengan bahasa tubuh mengatakan "Sabar Bunda...." 

Sangat mudah aku meninggalkan dia laki-laki yang kasar yang aku juga tidak tau tidak sanggup untuk mengatakannya, aku merasa dia begitu jahat terhadap anak2nya dengan dalih dalih MENDIDIK.
Padahal aku trauma dengan masa kecilku yang ak sama sekali tidak pernah yang merasakan dekat dengan seorang Ayah dan aku takut anakku terjadi hal yg sama seperti aku. Tapi lagi-lagi hatiku mengatakan "Sabar semua orang pasti berubah , dan bagaimanapun dia adalah Ayahnya"

    
                                        



Tubuh mungilnya yang bicaranya belum begitu jelas yang hobi sekali dengan lari kesana kemari, anak kecilku yang begitu mandiri, dia tetap saja menunggu Ayahnya untuk memeluknya, dia pun masih mencari perhatian Ayahnya tapi yang didapat justru "Ayah masih marah sama kamu.." Ya Allah dia masih 2 tahun yang masih bersih hatinya disakiti tapi dia selalu memaafkan , dimana hati nurani dia Ya Allah. 

Yang membuatku menulis sampai meneteskan air mata, perempuan kecilku ini dari kecil setiap dini hari dia selalu bangun dan menangis seperti ketakutan. Akupun punya dosa besar  yang mgkn saat itu ak tinggal sendiri berdua dengan Adek yang masih beberapa hari di tengah kondisi pasca SC. Aku dirumah sendiri hanya berdua dan Adek kecil ini tidur maunya di pangkuanku tidak mau di kasur maupun box sepanjang malam ku lakukan begitu. 

Sampai suatu saat aku benar-benar depresi aku hampir membunuh bayi mungilku ini karena saat itu aku merasa semua jahat , tidak ada yang mau menerima Adek dan support aku sangat berbeda jauh saat melahirkan Dharin. Tapi semakin hari semakin besar dan membuatku sangat sayang tapi masalah baru karena dia setiap hari dengan pengasuhku dan sampai dia tidak mau tidur denganku. 

Saat usia 2 tahun pengasuhku yang ia sebut Nenek pergi karena akupun sudah tidak sanggup dengan aktifitas dia yang sudah terlalu tua menjadi pengasuh, awalnya sama sekali Adek tidak mencari dsb. Tapi saat ini setiap malam dia kebangun dan seperti dihantui oleh rasa sayangnya kepada Nenek, dan sebelum kejadian yang Ayahnya menampar malamnya dia kebangun seperti kaget dan ketika ku tanya 

Aku : Adek kenapa?
Dadek : Nenek
Aku : Adek mimpi nenek?
Dadek : Iyaa nenek pergiii 
Aku : (aku memeluk dia sambil duduk karena dia nangis terisak-isak) Dek kan ada Bunda disini, sama Bunda kan skrg
Dadek : Ngga, Nenek sayang adek, gak ada yang sayang Adek

Aku langsung rasanya seperti patah hati dan kuingat apa yang membuat perempuan kecil ini mimpi begini, ak ingat sebelum tidur ia sangat ingin dipeluk Ayahnya tapi Ayahnya kelelahan bekerja dan memutuskan istirahat lebih cepat dan sampai Ayahnya emosi pindah tidur dan menutup pintu aga keras. 
Masyaallah sebegitu dahsyatnya kah rasa sayang perempuan mungilku ini kepada Ayahnya 

Aku : Dek, semua itu sayang Adek, ada ayah , Bunda, Mas Dharin , Oma , Opa , Aunty Mama (aku menyebutkan semua orang didekat dia) 

aku memahami mungkin dia merasa yang bisa menerima semua kekurangannya adalah Nenek pengasuhnya, aku pun bahkan sebagai Ibunya sangat kurang. Dan ternyata setelah dia mimpi seperti itu paginya dia ditampar dipukul oleh Ayahnya yang cukup tempramental dan sampai hari ini sampai detik ini Ayahnya tidak ada kata kata maaf kepada putri kecilnya. 

Dan ternyata benar Malam hari dia kebangun lagi dan kali ini lebih parah karena dia seperti ngigau dengan tangannya kedepan sambil menangis "ingin ikut Nenek... Adek ikut Nenek" kubangunkan dia dan ku peluk kembali sambil duduk aku pun menangis dan kembali berkomunikasi dengan Adek

Dadek : Nenek ikut Nenek
Aku : Adek mimpi Nenek lagi?
Dadek : Iya nenek pergi...
Aku : Dek, Bunda sayang banget sama Adek melebihi siapapun !! (sampai akhirnya aku mengatakan hal ini yang sama sekali ak sangat tidak berani atau malu mengatakannya)
Dadek : Ayah ga sayang Adek !! (Sambil setengah sadar)

akupun shock dan kembali belajar  begini kah anak yang mgkn saat disakiti dia memang langsung diam tapi dia kebawa sampai tidur? Padahal sesakit sakitnya batin atau fisik anak kecil ini tetap mencari Ayahnya tanpa dosa 😥

                                                


Ya Allah bukakan pintu hatinya. 

aku bersyukur saat sakit hati ku diubun2 adalah ak menelpon sepupunya yang aku yakin dia sangat memahami apa yang kurasakan dan benar akhirnyaa plong sampai beliau berkata "Ya Allah padahal nanti sore acara ulang tahun Dharin, jangan sampe rusak moodnya ya Cha..."  aku pun meneteskan air mata lagi karena dengar support aku takut sangat takut salah cerita ke orang. 

Akupun selalu berdoa untuk suamiku, jika memang dia adalah jodoh sehidup sematiku untuk membangun keluarga ini till jannah semoga dia bisa menjadi imam yang baik, bukakan hati, bukakan pikirannya.

                                            

Yank, anak kita masih dibawah 5 tahun semua yang kita tidak bisa untuk menuntut seperti kita berkomunikasi dengan orang DEWASA. Mungkin aku juga belajar tapi aku berusaha sebaik mungkin dengan tidak menyakiti fisik atau kata-kata terhadap kedua anakku.


Bunda sayang Mas Dharin & Dadek Dafhina ❤





- Bunda -
30 Mei '23 I 11:15








Jumat, 09 Desember 2022

Puncak =)

 Kenapa aku menulis judulnya PUNCAK??

Beberapa hari ini ak melalui TENSI terendah setelah 12 tahun yang lalu selalu mengalami darah rendah. 
Dititik ini aku banyak menyadari apa yang aku rasakan di 2022. 

Mungkin aku tidak sanggup untuk mengungkapkan apa yang membuat aku berfikir dan tidak semangat. 

Awal di tahun 2022 aku menangis dan merasakan yang sangat kehilangan saat PAPADHE meninggal dunia , mungkin memang bukan papa kandungku , tapi rasanya ak sangat-sangat kehilangan beliau, mungkin sosok orang tua laki-laki yang pernah memberikan aku kasih sayang walaupun sekedar tanya "Dimana Reza? ini rambutannya sudah tumbuh, sudah saya siapkan kamu tinggal ambil aja" 

Kemudian di 2022 ada tragedi yang membuatku merasa sangat kehilangan rasa percaya terhadap MAMA KANDUNG ku dan sampai detik ini aku tidak bisa mempercayainya. 

Banyak hal yang membuat aku sakit tapi aku mencoba bertahan ..
Pola asuhku terhadap ke dua anak-anakku , yang mungkin aku merasa gagal menjadi IBU semenjak adek Dafhina ga mau tidur dengan ku ... anak pertamaku Dharin yang tidak pernah mencintaiku dan selalu memilih dengan Ayahnya. Bukan rasa cemburu, tapi aku merasa gagal menjadi sosok IBU.

Aku tau aku mungkin terlalu overthinking karena hal-hal begitu, banyak orang yang memandangku sebelah mata. Aku sesungguhnya lelah dan tidak ada semangat untuk menjalani hari-hariku terutama pada pekerjaanku, yang semakin kesini rasanya selalu di QC (aku merasa ak tidak bisa bekerja dengan di giniin), ak merasa banyak kekurangan dalam perusahaanku, Team yg begitu banyak yang mungkin aku banyak kurangnya sehingga mereka tidak bs percaya padaku sepenuhnya, mungkin karena sikapku. Aku yang dituntut kuliah lagi (tapi otak dan waktuku tidak mampu) aku yang paling tidak bisa nyetir mobil (walau aku tau maksud perusahaanku adalah baik) 

di usia 30 tahun ku , aku tidak tau apakah aku ini tergolong hebat atau bukan???

Dan 1 hal lagi yang aku sesungguhnya hopeless  adalah mengenai overweight aku menyerah dengan kondisi tubuhku yang semakin kesini tidak kontrol. Stuck diangka kenaikan 30KG dengan berat badan normalku dahulu. 

Aku takut bertemu orang-orang ....
aku takut mendengar hal-hal yang menyakitkan.

Dahulu saat ak selalu pingsan karena tensiku yang rendah begini aku sudah merasakan umur ku ga panjang karena lemas yang ku lalui ga kuat ...
Banyak orang yang blg pasti lebay ... tapi itu yang kurasakan ....

And now, aku akan bercerita kondisi saat ini ....

PENGASUH BERHENTI SAAT AKU TRIP 
Saat tanggal 1 Dec 2022 aku berangkat ke JAKARTA untuk mengikuti event TRAIN TO TRAINER bersama temen2 GM EXPERT di BSD selama 3 hari 2 malam. 
Entah mimpi apa ak semalam tiba-tiba Nenek WA mengatakan beliau mengatakan berhenti mengasuh adek sejak 2 Dec 2022. Untuk aku yang selalu overthinking dan memiliki trust issue aku ada rasa SHOCK dan tidak bisa berfikir tapi aku mencoba nampak baik-baik saja karena saat AWARDING NIGHT aku akan performance menyanyi. Aku harus seperti apa?
Saat aku pulang membuka pintu rumah aku melihat koper dan barang2 Nenek (Si Pengasuh) Tidak ada, rasanya ak seperti kehilangan seseorang yang 2 tahun ini sabar menghadapi keluarga dan sikapku. Meskipun menyebalkan tapi aku meneteskan air mata karena dia pergi tanpa menungguku pulang. 

MENCOBA BAIK-BAIK SAJA
Aku bersyukur aku memiliki suamiku yang sangat pengertian dan memahami kondisi fisik dan psikisku. Ternyata Adek tidak seperti apa yang ku takutkan si Adek pinter banget. Aku mencoba baik-baik saja, dan bersyukurnya aunty nya mau membantu dan meyakinkan ku bahwa dia bisa bantu , tapi .... Dan jadwal PAPA kontrol ke DOKTER , aku bukan tidak ikhlas tapi ternyata dihitung2 kalau sekali berobat Papa dikalikan dengan jumlah kontrol sudah keluar jutaan , dan aku senang karena hasil dokter Tensi Papa sudah diangka 120 dan aku bahagia banget, ga sia-sia.

KETIKA PULANG , OM ANCA MENINGGAL DUNIA
tanggal 4 Dec 2022 Mb Elta telp aku dan mengatakan perlahan Om gagal jantung dan tak terselamatkan ketika perjalanan ke UGD , Om ku yang paling ku sayang selalu jadi panutan ninggalin aku selamanya ... Aku yang selalu BISTRIP atau acara ke MADIUN selalu nyempetin buat mampir ke klumutan karena nengok Om, sekarang rasanya sudah gada alasan lagi kesana. Aku memutuskan untuk PP ga tidur semalam walau ku tau perjalanan 4-5 jam karena SENIN ada BRANCH MEETING di OFFICE SURABAYA yang tidak bisa aku wakilkan. 

SAAT DI SURABAYA
Sekujur tubuhku mulai keringat dingin ditambah makan siangku yang tidak datang. Ak mencoba bertahan dan profesional, ternyata sampai acara selesai tubuhku tidak kuat. 

Esoknya ak lemas dan berdiri saja rasanya blur atau pening kepala. 

Dan ternyata benar aku rasa sakit ,,

Saat aku sakit ak kepikiran Adek dan ak memutuskan untuk pulang ke BATU , ternyata banyak hal yang membuat mentalku rusak. 

Adek yang dini hari bangun sampai pagi hari , dengan kondisiku yang sakit tapi tidak ada 1 orang pun yang bisa bantu aku termasuk Mama cuek bebek mgkn merasa aku ada. Tidak hanya itu tapi siang hari aku melihat Papa ku membuatkan susu AZZA dengan tangannya yg bergetar membuat aku rasanya murka ... aku tidak suka karena sama sekali PAPA ataupun MAMA yang bisa membantu merawat anaknya selayaknya BABU (PEMBANTU) dan ini kesekian kalinya. Kalau sama aku?? Sedikitpun apa pernah??? sama sekali !!! aku dianggap MANDIRI MANDIRI dan MANDIRI !!! 

Bahkan sampai aku berusaha mencintai anak kecil itu tapi sampai hati tidak ada rasa sedikitpun untuk saya ke anak itu padahal karena orang tuanya. Tidak hanya itu tapi di rumah BATU aku merasa adalah tempat dimana tidak ada peduli dan seenaknya semua manusia (aku pertama kali berani mengungkapankan disini) banyak orang yang disana yang baju asal taruh dan ingin dicucikan , sehabis makan selalu langsung gletakan dengan alasan air mati. Aku tau mungkin anggapan orang pulang ke rumah BATU adalah tempat istirahat , tempat menjadi diri sendiri (ya sama, aku pun juga ingin seperti itu) tapi ternyataaa tidaaaaakkk seperti itu konsepnya ...

Dan akhirnya aku menyadari jika memang TEMPAT BAIK ku adalah RUMAH :)

Rumah dimana ak berkeringat darah untuk membayar cicilannya, menata merapikan , membuat senyaman mungkin ternyata memang RUMAH ku !

inilah PUNCAK lelah ku , PUNCAK emosiku , PUNCAK traumaku !!!

Terimakasih Mas Dharin , Adek Dafhina & Ayah yang mau menerima Bunda apa adanya , banyak kekurangannya ...








Senin, 07 November 2022

Trauma ;")

Mungkin kalian tidak pernah bisa membayangkan kehilangan seseorang yang melahirkan kamu?
namun apa kalian juga pernah membayangkan jika orang yang melahirkanmu masih hidup masih ada disekitarmu tapi membuatmu kecewa yang sungguh dalam ??

Apa pernah?

Sangat ingat kejadian waktu itu , apa yang dikatakan Mama , dilontarkan Mama ..

Aku sangat paham kenapa Mama menanyakan itu ke aku ...
aku justru butuh support orang sekitarku dikondisi begini ..

Kenapa sampai saya se EMOSI itu?

Mama menanyakan satu hal yang membuat aku jadi membuka luka lama ....

Cerita ku sama Dia sangat susah ma buat diceritakan , rasa sakitnya rasa bahagianya ...

siapapun boleh tau tentang sebagian ceritaku tapi tidak untuk sepenuhnya ...




Kamis, 23 September 2021

Tidak mudah percaya =)

Sungguh indah cerita itu ...

Dan ak menyadari saat kehilangan ..
Dan ak ternyata belum SIAP ..

Ternyata menjadi wanita yg bisa berdiri tegar tidaklah mudah ... 

Mungkin ak bisa berkata aku lelah sama DRAMA yang aku menjadi sutradara nya sendiri dalam kehidupanku ...

Ternyata tanpa ada komunikasi , cerita , aku hanya bertahan dalam sekejap .

Aku yang SENDIRI , aku yang melangkah sendiri , menanggungnya sendiri ..

Buat kalian yang menertawakan aku dengan bahagia .. TERIMAKASIH :)


Tapi kalian ga pernah merasakan jadi aku bagaimana , 
yang mungkin sangat susah untuk bercerita kepada siapapun , kepada siapapun satu orang pun.


Tuhan ...
kenapa aku sangat sulit percaya sama 1 orang pun ... 

Kenapa ??

Aku takut , aku takut dia menjadi kaya PAPA ..
aku takut , aku takut sangat ketakutan ...

aku lelah dengan rasa ketakutanku ini sendiri ....
aku lelah dengan pribadiku yang sekarang ...

MENANGISLAH ...
MENANGISLAH ...

Jika itu membuatmu LEGA 🤎




Jumat, 03 September 2021

TIRED :)

Semakin kesini aku menyadari sesuatu hal tentang ...

Membencilah sewajarnya , mencintai juga sewajarnya saja ...


Ternyata yang dulu menjadi hal terindah bisa hilang dengan begitu saja ,



Aku sengaja untuk istirahat beberapa hari walaupun realitanya aku tidak benar benar istirahat.
Aku ingin melihat sejauh apa impact usahaku , dan jika aku mengehentikan semuanya , apa yg terjadi pada anak-anakku nanti?


Terimakasih Tuhan atas kuasaMu kali ini, 
aku percaya CINTA itu melemahkan yg kuat, menguatkan yg lemah ...

namun ...

aku tidak diantara itu , aku tidak mengetahui ak pada fase mana ...



Beberapa hari tubuhku mulai lemah, nafas tersendat ...
Namun aku tau ini burnout, ya aku harus istirahat ...

Tapi mengapa ia selalu melakukan hal yg didepan mata maupun yg kudengar membuatku sakit...
Dan kali ini rasanya lebih sakit saat aku menunggu bukaan jalan lahir Dharin ataupun pasca Operasi Cesar Dharin dan Dafhina ...


Nak, 
jika suatu saat Bunda sudah tag bernyawa atau lelah dengan hidup ini, Bunda bukan berarti melepaskan kalian dan tidak sayang dengan kalian ..

Namun, Bunda tidak sanggup menjalani kehidupan seperti ini.


Tuhan,
entah aku bertahan sampai kapan.


Terimakasih kau membukakan mataku untuk melihat kepada siapa saja orang orang yang benar-benar tidak baik untuk kehidupanku.


Terimakasih Ya Rabb

Kamis, 18 Februari 2021

HAY KOTA BANYUWANGI di 2021 !

Selamat Malam ❤

Dear My Blog,
This day rasanya bener-bener capek setelah sekian lama ga long trip dan pertama kali TRIP jauh (lagi) setelah beberapa bulan. 


Tentunya rasanya pun berbeda mulai dari perjalanan, dari aktivitas sampai emosi yg ditubuh susah untuk dikontrol.
Namun rasanya sepi :( 
Saat tubuh mulai ingin istirahat, saat rasanya mulut ingin terucap bercerita keluh kesahku.
But, aku bersyukur aku masih bisa bernafas, berjalan dan hidup sehat ditengah kondisi pandemi seperti ini.

Aku bersyukur dalam aktivitasku aku bisa melihat lautan yang begitu luas hingga aku meminta partner kerjaku yg menyupir mobil untuk berhenti sebentar. Dan ia bertanya "Mau apa Bu mampir? ini bukan pantai loh bu...". I dont know what my feel setiap aku melihat laut rasanya aku bener-bener bisa menghembuskan nafasku dengan ritme nafas yang sangat tenang, dan menikmati kuasaNya dan bisa lebih bersyukur.


Nah, rasanya HAPPY BANGET !
ketika uda ditempat ini saya merasa sudah berapa banyak nikmat dari Nya?
apakah aku masih berani untuk mengeluh?

KOTA BANYUWANGI ini begitu ramah kepadaku, sejak aku mengenal kota ini di tahun 2016. Semua Team SEC, Team Leader (TL & GM) yang sungguh ramah dan welcome kepadaku. Hingga yang aku kagum mereka sampai tau setiap saya ke kota ini pasti menginap dimana, makanan yg harus kumakan hehehe. Terimakasih Ya Allah kau sudah mengirimkan mereka (orang-orang baik) dihidupku.





(Activity)


Tahun 2021 banyak target yang ingin kucapai, seperti saat ini rasanya lelah ada namun aku harus ingat aku harus berjuang untuk 2 malaikat kecilku.

Tapi rasanya sepi, dikala aktivitas padat yang biasanya aku pulang ke hotel handphone yg ku genggam selalu ada pertanyaan-pertanyaan yang membuat aku merasa diperhatikan sekarang berbeda. Karena kami paham dengan kesibukan kita MDR disaat kerja gini, membuat aku terkadang merasa sudah tdk ada yg peduli namun aku menjauhkan perasaan itu, yang terpeting
Dharin & Dafhina mendapatkan perhatian yg luar biasa dari orang2 sekelilingnya disaat Bunda lagi berjuang jauh dari kalian.

Terimakasih DIRIKU !
kau sudah hebat bertahan berjuang hingga detik ini.
menopang kelelahan kakimu saat berjalan, menahan hati dan emosi yang seperti roller cooster. KAU BISA MENAKLUKAN itu SEMUA !!! 

YOUARE THE BEST chaaa !!!
Jangan nyerah !



Regards,
- Echa // 180221-

 

Selasa, 01 September 2020

With My Sadness 😢

 Dear Dharin,



Maafkan Bunda ya Nak, Bunda yg egois ga pernah bs bahagiain Mas Dharin. Makasih Nak sudah jadi anak hebat buat Bunda dan calon adikmu.


Nak, kelak kamu besar jadilah org yg peduli dan pengertian ya Nak.


Dear Calon Baby di perut Bunda


Maafkan semua dosa-dosa Bunda ...

Maafkan semua kesalahan Bunda nak ..


Buat anak2 Bunda maafkan orang2 yg sudah menyakiti Bunda dan kalian ya ...

Jangan pernah ada rasa dendam ya Nak ... 

Biar Allah yg ngebalas ... 



Nak , Bunda sayang kalian berdua melebihi apapun ...

Kelak jika Bunda sudah tdk ada , kalian harus jd anak yg rukun yaa ... Mas Dharin tetep sayang sama adik sama seperti skrg ya ... 


Love You So Much 😍